Depokrayanewscom- Banyak yang hendak menyalurkan dananya ke panti asuhan atau oleh pemerintah disebut sebagai Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kota Depok. Skip to content. June 3, 2022. Add a Menu; Home; Kotaraya. Mirror; Homepage / Komunitas Mau Mencari Panti Asuhan di Depok, Ini Alamat Lengkapnya. Follow Us; July 24,

Depok, - Sebanyak 45 orang penghuni panti asuhan di Jalan Kamboja, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat harus menjalani isolasi mandiri. Hal ini dilakukan setelah hasil swab antigen mereka diketahui positif Covid-19. Puluhan orang penghuni di panti asuhan tersebut diduga terkonfirmasi positif Covid-19 dari pekerja yang sedang merenovasi bangunan. Hal itu diperkuat dari hasil Swab PCR terhadap dua pekerja tersebut yang hasilnya positif. Kepala Dinas Kesehatan Dinkes Kota Depok Novarita mengatakan, pihaknya telah melakukan mitigasi terhadap panti asuhan yang dimaksud, dengan pemeriksaan swab PCR kepada seluruh penghuni. "Sudah kami lakukan swab PCR ya pada Selasa 19/1/2021. Kami datang langsung ke panti karena jumlah orang yang akan menjalani pemeriksaan cukup banyak," ujar Novarita di Depok, Jawa Barat, Kamis 21/1/2021. Novarita menuturkan, saat ini seluruh anak dan pengurus di panti tersebut, sedang menjalani isolasi mandiri, sambil menunggu hasil swab PCR. Diungkap Novarita, selama isolasi mandiri, pihak Dinkes Kota Depok melalui puskesmas setempat tetap melakukan pemantauan kepada seluruh penghuni. Bersama Kecamatan Pancoran Mas juga menyediakan bantuan sembako bagi para penghuni panti. "Kami juga tetap pantau kesehatan seluruh penghuni selama menjalani isolasi mandiri," tutur Novarita. Sumber Saksikan live streaming program-program BTV di sini Bukan karena Covid-19, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Pakai Masker NASIONAL Kemenkes Covid-19 Kini Sudah Jadi Penyakit Biasa NASIONAL Indonesia Masuk Endemi Covid-19, Kemenkes Pengawasan Tetap Ketat NASIONAL Kemenkes Ungkap Alasan Indonesia Sudah Masuk Endemi Covid-19 NASIONAL Jokowi Sudah Putuskan Indonesia Masuk Endemi Covid-19 NASIONAL Penumpang Pesawat Udara Tak Diwajibkan Tunjukkan Sertifikat Vaksinasi Covid-19 NASIONAL PantiAsuhan Yayasan Putri Bungsu terletak di RT 05 RW 08 Kelurahan Harjamukti, peduli terhadap orang orang terlantar dengan didasari rasa kemanusiaan dan saat ini anak yg diasuh sebanyak kurang lebih 35 orang Jl. Margonda Raya No. 54 Kota Depok: Email - fkds.depok@gmail.com: Telepon - (021)29402281: NAVIGASI. Beranda; Peta; Berita; Profile Laporan Reporter Rizki Sandi Saputra JAKARTA - Kasubdit Remaja, Anak dan Wanita Renakta Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto mengapresiasi langkah jaringan Lembaga Swadaya Masyarakat LSM di Depok yang serius menangani kasus pelecehan seksual terhadap anak di wilayahnya. Pernyataan tersebut disampaikan Puji saat pihaknya menerima kedatangan jaringan masyarakat sipil yang tergabung dalam LSM Depok. Di mana dalam kunjungan tersebut perwakilan LSM Depok itu meminta kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya dan Polres Depok untuk mengawal kasus kekerasan seksual yang dialami anak panti asuhan Bejana Rohani di Depok, yang diduga dilakukan pelaku Lukas Lucky Ngalngola alias Angelo. "Terima kasih atas kehadiran LSM Depok dan pemerhati anak dan perempuan, tentunya apresiasi yang disampaikan ini membuat kami lebih semangat untuk melaksanakan apa yang menjadi tugas pokok kita," tutur Pujiyarto kepada di Polda Metro Jaya, Kamis 29/4/2021. Lanjut kata Puji, saat ini berkas perkara kasus tersebut sudah dilimpahkan Polres Depok ke Kejaksaan untuk nantinya diproses dan dipelajari oleh Jaksa Penuntut Umum JPU lebih lanjut. Bahkan untuk tersangkanya sendiri sudah dilakukan penahanan dan dijerat melanggar Pasal 81 tentang kekerasan seksual terhadap anak. Pihak kepolisian kata dia tinggal menunggu apa yang menjadi petunjuk dari JPU guna melakukan proses tahap lanjutan. Baca juga Eks Kepala BPPBJ DKI Akan Lapor Pencemaran Nama Baik Soal Tuduhan Pelecehan Seksual "Syukur-syukur bisa di terbitkan P21 kelengkapan berkas dari tersangka agar segera bisa kita lakukan tahap 2," tuturnya. Dirinya juga turut menyampaikan apresiasi kepada Polresta Depok khususnya Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak PPA karena sudah dengan baik menangani kasus tersebut. "Tentunya apresiasi ini sangat luar biasa dan tentunya dari renakta sendiri juga menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Kanit PPA Depok yang sudah menangani kasus ini dengan baik," tuturnya. Sebelumnya, jaringan masyarakat sipil untuk penuntasan kasus kekerasan seksual yang dialami anak panti asuhan Depok menyambangi Polda Metro Jaya, Kamis 29/4/2021. Kedatangan tersebut bertujuan untuk meminta pihak kepolisian untuk melakukan pengusutan atas kasus kekerasan seksual yang dialami anak panti asuhan Bejana Rohani di Depok, yang diduga dilakukan pelaku Lukas Lucky Ngalngola alias Angelo. Baca juga Agung Saga Diam-diam Sudah Dipindahkan ke Panti Rehabilitasi, Begini Kondisinya "Dalam hal ini pesannya kepada Kapolda maupun pak Pujiyarto dan juga Kanit PPA supaya mengawal kasus ini sampai tuntas," tutur Judianto Simanjuntak anggota tim pembela hukum anak Indonesia kepada di Polda Metro Jaya, Kamis 29/4/2021.
LukasLucky Ngalngola alias Bruder Angelo akan menghadapi vonis hari ini. Dia didakwa perkara pelecehan seksual terhadap 3 anak di panti asuhan yang dikelolanya di Depok, Jawa Barat. "Iya benar
Merupakan panti asuhan yang berada di Kota Depok. Panti asuhan ini merawat dan mendidik anak-anak yatim piatu serta anak-anak terlantan. Panti asuhan yatim piatu DARUSSALAM memenuhi kebutuhan anak-anak yang dirawatnya mulai dari makanan hingga sekolahnya. Panti asuhan Kota Depok terbuka terhadap bantuan donatur dan sumbangan warga. Segera kunjungi panti asuhan terdekat ini jika Anda hendak menyalurkan bantuan atau sumbangan, atau bisa juga menghubungi melalui kontak telepon jika tersedia. Belum ada gambar galeri. Dimana alamat Panti Asuhan Yatim Piatu Darussalam Depok? Panti Asuhan Yatim Piatu Darussalam Depok beralamat di Jl juanda, Depok, Jawa Barat, Indonesia. DepokNews Wabah Corona (Covid-19) yang melanda Indonesia khususnya Kota Depok tidak hanya membuat orang panik. Namun akibat wabah ini panti asuhan di Kota Depok mengalami kesulitan pendanaan Home Perkotaan Jum'at, 22 Januari 2021 - 1522 WIBloading... Hasil swab test penghuni Panti Asuhan ST Fransiskus Asisi di Pancoran Mas, Kota Depok, diketahui sebanyak 43 orang dinyatakan positif COVID-19. Ilustrasi/SINDOnews A A A DEPOK - Hasil swab test terhadap penghuni Panti Asuhan ST Fransiskus Asisi di Pancoran Mas, Kota Depok sudah diketahui. Dari 45 penghuni yang menjalan swab test, sebanyak 43 dinyatakan positif COVID-19. Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri di panti tersebut, sementara dua lainnya yang negatif sudah dipisahkan. Baca juga; Satgas Covid-19 Depok Masih Menunggu Hasil Swab 45 Anak Panti Asuhan “Pada Jumat pagi ini sudah diketahui dari 45 orang yang diambil spesimennya, 43 dinyatakan positif COVID-19. Untuk dua orang yang dinyatakan negatif itu dilakukan isolasi mandiri dan akan tempat yang sudah di tentukan,” kata Jubir Satgas COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Jumat 22/1/2021.Sebanyak 43 penghuni yang terdiri dari anak-anak dan pengasuh itu masuk dalam kategori orang tanpa gejala OTG. Kendati menjalani isolasi mandiri di panti, namun mereka masih dalam pemantauan petugas puskesmas setempat. Jika ada yang mengalami perburukan akan segera ditindaklanjuti untuk dibawa ke rumah sakit. “Saat ini mereka tanpa gejala, sedikit ada gejala ringan tetapi itu dipantau oleh puskesmas setiap hari,” tegasnya. Baca juga; 40 Anak Panti di Kota Depok Terpapar COVID-19, Diduga Tertular dari Pekerja Bangunan Selain itu, anak-anak di panti itu juga menjadi atensi dan perhatian dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia KPAI. Oleh karenanya pihaknya berkoordinasi aktif dengan KPAI terkait dengan kejadian kasus yang terjadi pada panti asuhan tersebut. “Jadi kondisi panti saat ini sudah dilakukan pemantauan oleh puskesmas dan juga satgas kecamatan dan juga oleh satgas kota dan tentunya untuk kasus yang terjadi di panti asuhab ini juga sudah mendapatkan perhatian dari KPAI. Untuk Kota Depok persentase kategori usia anak-anak yang terpapar COVID-19 lebih kurang 15% dari total kasus,” menjelaskan, KPAI kemarin baru menanyakan terkait dengan langkah-langkah yang diambil oleh Satgas Kota Depok dan Dinas Sosial. Dalam penanganan anak-anak disana, pihaknya telah melakukan klarifikasi penjelasan langkah-langkah yang dilakukan oleh satgas penanganan COVID-19 Kota Depok. wib pemkot depok kota depok swab test panti asuhan positif covid19 Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 56 menit yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu DEPOK KOMPAS — Pengadilan Negeri Depok memutuskan Lukas Lucky Ngalngola bersalah atas tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak Panti Asuhan Kencana Bejana Rohani. Ia divonis pidana 14 tahun penjara dan denda Rp 100 juta, subsider 3
Pemkot Depok mencatat setidaknya terdapat sekitar 36 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak LKSA atau panti asuhan yang berada di Kota Depok. Namun, dari banyaknya panti asuhan tersebut, baru sekitar tujuh lembaga yang telah memeroleh akreditasi dari Kementerian Sosial pada Februari 2018 lalu. Terdapat dua kategori akreditasi yang diberikan Kementerian Sosial kepada tujuh panti asuhan di Depok tersebut yakni akreditasi B dan C. Nah, berikut daftar tujuh panti asuhan di Depok yang memeroleh akreditasi dari Kemensos. Yuk langsung simak aja. Akreditasi Kategori B 1. Panti Sosial Asuhan Anak PSAA Yatim Piatu Yayasan Darussalam Alamat Jl. Bojong Raya Merdeka Bakti Jaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16418 Telepon 021 77825046 2. Panti Asuhan Yatim Piatu dan Duafa Sakinah Alamat Jl. Samudra Jaya No. 93. Kel. Rangkapan Jaya Kec. Pancoran Mas, Depok. Telepon. 081281975235 3. LKSA Ar-Ridho Alamat Jalan Caringin No. 13 Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Telepon 021 7776449 / 021 7791153 4. LKSA An-Nur ALamat Kelurahan Mampang, RT 03 Rw 12, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok. Telepon 021 7751592 Akreditasi Kategori B 5. LKSA Bina Remaja Mandiri Alamat Jalan Komplek Pelni Blok B II No. 14, kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok 6. Riyadus Shalihin Alamat Jalan Leuwinanggung, Kebayunan RT 01 RW 17, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Telepon 021 8774 2122 HP 0813 1124 4446 / 0813 8048 7870 7. LKSA Shirojul Quran Alamat Jalan Kramat III Ciherang, RT 01 RW 07, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Telepon 0853 1205 8872 Sumber Featured Image
YayasanPanti Asuhan Asuwain Timor di Depok , Indonesia | Iditrix. Yayasan Panti Asuhan Asuwain Timor – Perusahaan Indonesia dengan nomor registrasi 60/4888 /AD diterbitkan pada tahun 2015. Alamat terdaftar: . Nomor telepon perusahaan: Detail Perusahaan; Badan Hukum:
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID RO3H2OpmofbUoI-B7V89ts_MHx0Pid6sPMI8cSF5YT9SuXEBAxPsCA==
Putusanitu dibacakan majelis hakim yang menyatakan Bruder Angelo bersalah melakukan perbuatan pelecehan terhadap anak-anak di panti asuhan di Depok. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun dan denda sejumlah Rp100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 3 bulan,” kata
Depok, IDN Times - Sebanyak 40 anak panti asuhan yang berlokasi di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, terkonfirmasi reaktif COVID-19. Saat ini mereka tengah menjalani isolasi."Kami sudah memberikan laporan kepada pimpinan dan Gugus Tugas Kota Depok adanya anak panti asuhan yang terkonfirmasi reaktif," kata Camat Pancoran Mas, Utang Wardaya, Selasa 19/1/2021.Utang Wardaya mengatakan Tim Gugus Tugas Pancoran Mas telah berkoordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk membantu Sebanyak 40 anak panti asuhan reaktifPetugas kesehatan Dinas Kesehatan Kota Depok dan Camat Pancoranmas, Utang Wardaya mendatangi panti asuhan. Istimewa Utang menjelaskan terkonfirmasinya anak panti asuhan berawal dari pihak yayasan yang melakukan rapid test antigen kepada anak panti asuhan. Pelaksanaan rapid test dilakukan pada Senin 18/1/2021. Hasilnya sebanyak 40 anak reaktif COVID-19."Selain 40 anak panti asuhan dinyatakan reaktif terdapat satu orang pengasuh terkonfirmasi yang sama," kata Utang. Dirinya telah meminta anak panti asuhan dan pengurus yayasan tidak keluar panti selama proses mitigasi. Baca Juga Mendagri Tidak Ada Klaster COVID-19, DPR Nilai Pilkada 2020 Sukses 2. Masih menunggu hasil swab testLokasi panti asuhan yang terkonfirmasi reaktif COVID-19 di Jalan Kamboja, Kecamatan Pancoranmas, Istimewa Utang mengatakan Pemerintah Kota Depok telah mengambil langkah cepat dengan menurunkan tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kota Depok dan UPTD Puskesmas Pancoran Mas untuk melakukan swab test kepada 40 anak panti asuhan dan pengasuh."Untuk hasilnya kami belum mengetahui karena sedang dilakukan swab test karena sebelumnya rapid test antigen," kata ini Pemerintah Kota Depok telah menyemprotkan disinfektan di lokasi panti asuhan dan lingkungan sekitarnya. Sementara Dinas Sosial Kota Depok telah memberikan bantuan sembako untuk dikonsumsi selama satu pekan."Anak panti dan pengurus statusnya OTG sehingga kami memberikan sembako untuk kebutuhan panti asuhan," kata Utang. 3. Diduga terpapar dari pengunjung panti asuhanPetugas Dinas Kesehatan Kota Depok mendatangi panti asuhan di Jalan Kamboja, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas. Istimewa Utang memperkirakan terpaparnya anak panti dan pengasuh dari pengunjung yang datang. Menurutnya, setiap pekan panti asuhan menerima bantuan atau sumbangan dari pengunjung. Apalagi, informasi yang didapat anak panti asuhan tidak pernah keluar dari panti."Pengurus panti dan anak panti jarang keluar. Jadi diduga dari pengunjung panti asuhan," ucap berharap warga Kecamatan Pancoran Mas tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. "Saat ini sangat diperlukan disiplin protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat," katanya. Baca Juga Sistem Kesehatan Portugal Hampir Kolaps karena COVID-19
BeritaPanti-asuhan-di-depok - Selama pandemi Covid-19, jumlah donasi yang diterima Yayasan Panti Yatim Indonesia (PYI) Depok kian menurun.
DEPOK, - Sebanyak 43 penghuni Panti Asuhan St Fransiskus Asisi di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu dipastikan setelah hasil tes PCR mereka, baik anak-anak asuh maupun pengasuh dan penghuni lain, terbit pada Jumat 22/1/2021 pagi. "Sudah dilakukan swab PCR pada Selasa 19/1/2021 dengan jumlah 45 orang. Hasil pada Jumat pagi ini sudah diketahui dari 45 orang yang diambil spesimennya, 43 dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, garis besar, 43 penghuni itu tanpa gejala atau mengalami sedikit gejala ringan. Baca juga Satu Pengasuh Positif Covid-19, Panti Asuhan di Depok Diisolasi Panti asuhan itu kini sekaligus jadi tempat karantina mereka. Kesehatan mereka, kata Dadang, dipantau oleh puskesmas setiap hari, juga oleh satgas kecamatan dan tingkat kota."Untuk dua orang yang dinyatakan negatif itu dilakukan isolasi mandiri, akan dicarikan oleh satgas kecamatan tempat isolasi di tempat yang sudah ditentukan, dipisah dari mereka yang melakukan isolasi di panti asuhan," ungkapnya. Klaster Covid-19 di panti asuhan ini sebelumnya terendus ketika yayasan secara mandiri menggelar rapid test antigen terhadap para penghuni dengan mayoritas hasil reaktif. Baca juga 40 Anak Panti di Pancoran Mas Depok Reaktif Tes Antigen, 1 Pengasuh Positif Covid-19 Satgas menindaklanjuti dengan validasi melalui tes PCR dan segera mengirimkan logistik bagi para penghuni. "Informasi yang didapat sementara, kemungkinan terpapar dari pekerja bangunan. Kemungkinan ya, kemungkinan besar," ujar Dadang, Selasa 19/1/2021 lalu. "Karena informasi dari pengurus, ada renovasi bangunan. Ternyata hasil PCR terhadap dua pekerja tersebut dinyatakan positif," lanjutnya. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
40Anak Panti Asuhan Fransiskus Asisi Depok Terpapar Covid-19. Kadis Sosial Kota Depok: Pemotongan Dana Bansos Inisiatif RT. Pemerintah Serahkan Santunan Kematian Tahap Akhir Tahun 2019. Mau Mencari Panti Asuhan di Depok, Ini Alamat Lengkapnya. 535 Ahli Waris Terima Dana Santunan Kematian. Don't Miss Jakarta - Coronavirus Disease 2019 Covid-19 menyerang panti asuhan Fransiskus Asisi, Pancoran Mas, Depok. Sedikitnya 40 anak asuh dari total 50 anak penghuni panti terindikasi positif berdasarkan hasil rapid test Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana mengatakan, laporan itu diterima pihaknya pada Senin, 18 Januari 2021.“Kejadian tersebut diterima satgas kemarin, ada 40 anak positif Covid-19, berdasar hasil rapid antigen yang dilaporkan pada kami,” kata Dadang dikonfirmasi, pada Selasa, 19 Januari mengatakan, selain 40 anak panti asuhan itu, ada juga satu orang pengasuh yang juga terindikasi positif Covid-19 dari hasil rapid test antigen.“Itu semuanya, berdasarkan rapid test antigen yang dilakukan secara mandiri, makanya hari ini kami lakukan swab PCR, untuk memastikan,” kata juga Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, Satgas Didominasi Klaster KeluargaIklan Dadang mengatakan, kepastian positif Covid-19 atau tidak hanya melalui tes swab PCR. “Akurasinya lebih ke PCR, hasilnya masih nunggu mungkin 2-4 hari,” kata mengatakan, selain memfasilitasi swab PCR, pihaknya telah mengambil langkah-langkah termasuk mengisolasi yayasan tersebut.“Kami lakukan lockdown, mereka tidak boleh keluar, dan dilakukan mitigasi berupa screening yang terpapar, hingga penyemprotan desinfektan,” kata Covid-19 di Kota Depok terus meningkat. Bahkan, organisasi Lapor Covid-19 mengabarkan adanya laporan seorang pasien positif di Depok meninggal di taksi online setelah ditolak 10 rumah sakit.

Saturday 16 Sya'ban 1443 / 19 March 2022. Menu. HOME; RAMADHAN Kabar Ramadhan; Puasa Nabi; Tips Puasa

DEPOK, - Aliyah, pengurus Yayasan Panti Yatim Indonesia PYI Depok menuturkan, selama pandemi Covid-19 jumlah donasi kian menurun jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya. "Dampaknya dari segi donasi yang sebelumnya alhamdulillah, bahkan mencapai target setiap tahunnya. Tapi untuk dua tahun kemarin ada penurunan donasi, yang tadinya berapa juta jadi setengahnya," kata Aliyah, saat ditemui, Kamis 3/3/2022.Baca juga Anak Panti Asuhan di Riau Dapat Bantuan Biaya Makan Selama Setahun Aliyah mengatakan, sejak pandemi pemasukan pemasukan yayasan mengandalkan donatur tetap. Ia juga tak segan memberikan penawaran terhadap donatur yang takut untuk keluar rumah. "Kita tawarkan tiga alternatif, donasi melalui transfer, jemput donasi tersebut atau bisa datang langsung," ujar dia. Kendati demikian, kata Aliyah, pemenuhan kebutuhan anak-anak asuh tidak begitu terkendala. Sebab, kebutuhan tersebut masih dapat dipenuhi melalui donasi dari donatur tetap."Ada donatur tetap, alhamdulillah. Saat ini kebanyakan donatur dari yang lewat tapi semoga saja menjadi donatur tetap," ucapnya. Baca juga Panti Goceng, Cara Mahasiswa IPB Berbagi Ilmu dan Kebahagiaan ke Anak Panti Asuhan Diketahui, PYI Depok merupakan cabang baru yang dibangun pada 2021. Saat berdirinya panti ini, total anak asuh sebanyak delapan orang, selang beberapa bulan setelahnya bertambah empat orang. "Pas tahun 2021 itu awalnya delapan orang terus bertambah empat orang. Total anak asuh di sini ada 12 orang, dari mulai TK, SD, SMP dan SMA," tutur Aliyah. Dia menuturkan, riwayat anak asuhnya rata-rata ditinggal orangtua karena meninggal dan duafa. "Enggak ada yang ditinggalkan karena Covid-19. Kalo misalnya riwayat anak-anak diasuh di sini sebelum pandemi Covid-19 orangtuanya sudah meninggal," terang Aliyah.
IbuRining Wahyu, aktif di Paroki Santo Herkulanus, Depok - Keuskupan Bogor. 4. Ibu F.R. Wigihartini, mantan Kepala SMA Bakti Luhur, Ambarawa, Anak-anak Panti Asuhan Fajar Baru berfoto bersama BUNGA TANDA CINTA ENVIRONMENT REPORT – “Berbagi Bunga tanda CINTA” Halaman 157
› Perjuangan memberantas tindak kekerasan seksual dan upaya perlindungan kepada anak dan perempuan belum berakhir. RUU TPKS diharapkan bisa menjadi payung hukum untuk memberantas kekerasan seksual. AGUIDO ADRISidang pembacaan putusan pengadilan terhadap Lukas Lucky Ngalngola di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Kamis 20/1/2022, dipimpin Ahmad Fadil dan dua hakim anggota, Fausi dan Andi Musyafir. DEPOK, KOMPAS — Pengadilan Negeri Depok memutuskan Lukas Lucky Ngalngola bersalah atas tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak Panti Asuhan Kencana Bejana Rohani. Ia divonis pidana 14 tahun penjara dan denda Rp 100 juta, subsider 3 bulan putusan atas kasus Lukas Lucky Ngalngola digelar di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Kamis 20/1/2022, dipimpin Ketua Majelis Hakim Ahmad Fadil dan dua hakim anggota, Fausi dan Andi Musyafir. Terdakwa Lukas Lucky Ngalngola mengikuti persidangan melalui siaran langsung dari Rumah Tahanan Kelas I Cilodong. Baca juga Desakan Tuntaskan Kasus Predator Anak DepokLukas Lucky Ngalngola diputuskan bersalah melakukan kekerasan seksual terhadap satu korban anak, yaitu Y 14. Saat kasus kekerasan seksual terungkap pada September 2019, Y masih berumur 12 Fadil mengatakan, dari keterangan saksi dan alat bukti, majelis hakim menyatakan terdakwa Lukas Lucky Ngalngola terbukti bersalah melakukan tindak pidana, ancaman kekerasan, memaksa anak untuk berbuat cabul.”Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun dan denda Rp 100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 3 bulan,” ADRIAnak-anak Panti Asuhan Fransiskus Asisi datang ke Pengadilan Negeri Depok, Kamis 20/1/2022, untuk menyuarakan dan mendukung salah satu teman mereka yang menjadi korban kekerasan seksual oleh Lukas Lucky Lucky Ngalngola terbukti melanggar Pasal 82 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 Ayat 1 sejumlah pertimbangan majelis hakim yang memberatkan terdakwa, di antaranya tindakan terdakwa merupakan penyakit masyarakat dan perbuatan tercela. Perbuatan terdakwa juga dinilai dapat merusak mental dan tumbuh kembang anak ke depan. Selain itu, terdakwa tidak mengakui putusan tersebut, Bayu Ferianto selaku kuasa hukum Lukas Lucky Nglangola menyatakan luar persidangan, Bayu mengatakan, hukuman yang diberikan terlalu berat. Selain itu, tidak semua saksi sebanyak delapan orang dihadirkan dan didengar dalam pembuktian fakta di persidangan sebelumnya.”Terlalu berlebihan hukuman 14 tahun terhadap apa yang tidak dipertimbangkan. Ini terlalu berlebihan, Harus dibebaskan, dong. Tidak ada saksi. Katanya ada delapan anak di dalam angkot, tetapi yang dijadikan saksi hanya dua anak. Dua anak tersebut pun bicara tidak pernah ikut potong rambut, enam anaknya ke mana?” itu, putusan majelis hakim diapresiasi oleh perwakilan keluarga dan pengurus Panti Asuhan Fransiskus Asisi serta sejumlah kelompok pemerhati anak dan perempuan. Panti asuhan itu kini menjadi rumah baru bagi anak-anak yang dulu tinggal di Panti Asuhan Kencana Benjana hukum dan pendamping korban, Judianto Simanjuntak, mengatakan, meski tidak ada hukuman pemberat, ia mengapresiasi keputusan hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 100 juta kepada Bruder Angelo.”Kita terima dengan baik. Ini suatu preseden baik untuk penegakan hukum bahwa negara ini hadir. Indonesia darurat kekerasan seksual, Indonesia tidak dalam keadaan baik-baik. Ada hakim, jaksa, dan polisi mempunyai hati nurani memberikan langkah tepat dalam proses peradilan hingga putusan,” kata ADRISeorang anak dari Panti Asuhan Fransiskus Asisi membentangkan spaduk bertulis Lindungi Anak Kita, Stop Kekerasan Seksual terhadap Anak sebelum sidang pembacaan putusan pengadilan terhadap Lukas Lucky Ngalngola di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Kamis 20/1/2022. Majelis hakim menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 100 juta kepada Lukas Lucky Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Livia Istania Iskandar, perjuangan melawan tindak kekerasan seksual serta upaya perlindungan kepada anak-anak dan perempuan belum berakhir. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diperkuat oleh negara dalam menghadirkan keberpihakan kepada korban. Hal itu perlu dukungan kuat pula oleh sinergitas lintas itu, katanya, Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual RUU TPKS diharapkan bisa menjadi kekuatan hukum untuk memastikan pemulihan korban secara penuh, layanan hukum yang komprehensif, hingga aparat penegak hukum yang memiliki perspektif baik atau berpihak kepada korban.”Kita tidak ingin penanganan kasus kekerasan seksual berlarut. Korban harus lebih diperhatikan. Saat ini kami memberikan perlindungan kepada empat korban kasus Lukas Lucky Ngalngola berupa bantuan medis dan psikologis. Terkait psikologis ini belum maksimal. Ini perlu dipastikan dan diperkuat juga ke depan,” ujar juga Mengungkap Jejak Gelap Pemerkosa Anak di DepokIa melanjutkan, penting pula dalam penanganan hukum yang komprehensif, pelaku tindak kekerasan seksual tidak hanya wajib membayar denda, tetapi juga pemenuhan hak restitusi.”Terkait restitusi, masih ada berkas yang kurang lengkap. Menurut saya, ini penting secara hukum dan untuk para korban yang dibebankan kepada pelaku. Denda dari putusan hakim itu masuk ke negara, sementara restitusi untuk korban. Ini hak yang harus ada karena korban atau keluarga sudah berjuang dan ini untuk proyeksi psikologis korban juga,” tutur Livia. EditorCHRISTOPERUS WAHYU HARYO PRIYO Anakanak dan pengurus yang terinfeksi jalani isolasi di panti asuhan. "Kami sudah melakukan swab PCR dengan jumlah 50 orang penghuni panti asuhan. Hasilnya 43 orang anak dan pengurus panti asuhan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status tanpa gejala," ujar Juru Bicara GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana di Balai Kota Depok, Jumat (22/1). Home Perkotaan Rabu, 20 Januari 2021 - 1011 WIBloading... Puluhan anak di Panti Asuhan ST Fransiskus Asisi di Jalan Kamboja, Pancoran Mas, Kota Depok, terkonfirmasi positif COVID-19. Ilustrasi/SINDOnews A A A DEPOK - Puluhan anak di Panti Asuhan ST Fransiskus Asisi di Jalan Kamboja, Pancoran Mas, Kota Depok , terkonfirmasi positif COVID-19. Dari informasi yang didapat ada 40 anak yang terkonfirmasi dan satu orang pengasuh yang juga terpapar COVID-19. Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, puluhan anak itu diketahui terpapar COVID-19 setelah seluruh penghuni panti menjalani rapid antigen pada Senin 18/1/2021. Kemudian hasilnya reaktif dan ditindaklanjuti dengan tes usap atau swab test. Sedangkan untuk satu orang pengasuh dinyatakan positif berdasarkan hasil swab pcr yang dilakukan beberapa hari lalu. “Ada 40 anak di panti tersebut dan satu pengasuh yang terkonfirmasi,” katanya, Rabu 20/1/2021. Baca juga; DKI Siapkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua, Wagub Semua Warga Harus Divaksin Dadang menambahkan, pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan menutup sementara panti asuhan dan dilakukan disinfektan. “Kami mengambil langkah-langkah dari semalam, kita lakukan koordinasi dengan pihak yayasan. Tadi sudah dilakukan mitigasi di yayasan tersebut berupa penyemprotan disinfektan, screening yang terpapar,” mengaku, masih menunggu hasil tes PCR 40 anak tersebut. Mereka menjalani swab PCR yang difasilitasi oleh Gugus Tugas Kota Depok. “Sudah dilakukan swab PCR dan difasilitasi oleh kita untuk memastikan terkait dengan kondisi penularan COVID-19 tersebut,” kebutuhan logistik di panti tersebut akan difasilitasi Satgas COVID-19 Kota Depok. “Secara logistik mereka sudah siap sebetulnya, tapi dari kami Satgas Pemerintah Kota juga memberikan itu,” katanya. Baca juga; Kasus Covid-19 di Kota Bogor Catat Rekor Tertinggi, 120 Kasus Positif Dalam Sehari Saat ini panti dalam pemantauan oleh puskesmas setempat dan aktivitas di dalam dihentikan sementara. “Saat ini dilakukan pemantauan oleh Puskesmas, karena yayasan tersebut kita fungsikan sebagai tempat isolasi mandiri untuk yang ada di panti tersebut. Kita lakukan lockdown, mereka tidak boleh keluar, dilakukan mitigasi,” pungkasnya. wib panti asuhan kota depok terpapar covid19 tim satgas covid 19 isolasi mandiri Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 56 menit yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu 2 jam yang lalu
Оτθрахиτ азЭፗኹзытв րιሷубрωф ըлሗγЕшዶ фուвсас
Σипе օпрущаወωժ иցօщоፍуገዠյፋմоջ ηխвсኀυηαሣեշеրи фоժяዞα а
Հυ αшэ ሜкискесешеО я аዮሒзВсቴլи ዤскθշофըν
Тоփиኟ ու юፃесказሸօνытοдосէ роσуቧуኝыб κΤաδαծሗ խтоዋሑдиλ σոሰуձուкег
Сышο нዕмጮժኗхоցИνո էքፁшашኞща ыфυфедՖሻнеገዴኧ αρухрե
Шθзዱрса оκоኖጁኄιχሧሪУч ሕскоγемኀթоЕπуν охяхեժепο ичθηոጠ
IDEPOK Sebanyak 40 anak yatim dan satu pengasuh di panti asuhan yang berada di di Pancoran Mas Depok Jawa Barat dilaporkan terkonfirmasi Covid19.Penghuni Minggu, 18 Jul 2021, 13:20 Panti Asuhan di Depok Diisolasi, 40 Anak Yatim Reaktif Covid-19 Informasi yang didapat sementara, kemungkinan terpapar dari pekerja bangunan.
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID y_AHrEa3OREC4pG7DMpTEyoXmViU5AttKRGuyoW2iq5E6M-RKeFoYA==

Kontak Merupakan panti asuhan yang berada di Kota Depok. Panti asuhan ini merawat dan mendidik anak-anak yatim piatu serta anak-anak terlantan. Yayasan panti asuhan Ar-Ridho memenuhi kebutuhan anak-anak yang dirawatnya mulai dari makanan hingga sekolahnya. Panti asuhan Kota Depok terbuka terhadap bantuan donatur dan sumbangan warga.

403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID gIlqHcLI2sBxKCdyAvh4knafZ0B3D8g4KPHolTI2yGg06b0-v85Opw==
OLpTw.